Monday, December 17, 2007

YearEndPotLuck Party --- the Reog IBM


YEAR END POT LUCK PARTY

Setelah ditunda sekian lama ...
Setelah ngitung2 hari dan akhirnya menetapkan tanggal (gak kalah ama perhitungan pernikahan ala Jawa kuno) ....

Akhirnya ... pada tanggal 16 December 2007, pukul 1100hr - 1600hr ....

Berhasil juga kita ngumpul di rumah Handoyo yang apik putih bersih bernuansa natal silver dan biru ....

Acara utama adalah Makan dan Makan ....
sementara acara pendukung adalah saling meng-update berita masing2 ...

Yes , this is my IBM circle. Tepatnya temen2 di Global Business Services yang sebagian masih dengan setianya berada di IBM dan sebagian desertir ke perusahaan lain atau pindah ke europe, yang katanya lebih dapat memberi nafkah lahir dan batin ... hahahaha

Kalau berbicara mengenai circle2 pertemanan yang gue punya, circle ini adalah circle yang paling antik, resourcefull , knowledgeable dan mungkin suka rada nyeleneh mikirnya hahaha ... Tapi katanya nih, orang2 pinter emang suka rada ajaib mikirnya weqeqeqeqe ...

Thanks for coming guys ... very appreciate.
and thanks to Handoyo, yang membiarkan rumah apiknya diacak2 rombongan reog ...

Read More...

Saturday, December 08, 2007

Hotel Seruni Cisarua : dont judge s'thing from its NAME

Ketika pipung mengatakan bahwa weekend depan kita akan merayakan Golden Anniversary Romo dan Ibu (my father and mother in law) di puncak, dan mengatakan kita akan menginap semalam ... I was just wondering , where we would stay ? ....

Pengalaman terakhir menginap di puncak adalah ketika beramai2 merayakan tahun baru bertahun2 yang lalu di sebuah villa (tentunya gue masih single), dan berakhir dengan tragedi sakitnya tulang gue menahan dingin ... di Villa boooo .... selimutnya kurang hehehehe.

Ketika pipung berkata kita akan menginap di Hotel Seruni Cisarua ... gue malah mengerut kening "yakin nih". Soalnya nama hotelnya kok sederhana banget yaaa ... lebih sederhana dari judul Villa2 yang bertebaran di puncak.



Ternyata Hotel Seruni itu top markotop (meminjam istilah pak Bondan Winarso). Ada Seruni 1 dan Seruni 2. Seruni 2 lebih modern dan baru. Sementara Seruni 1 adalah hotel yang dibangun lebih dahulu. Hotelnya OK, kamarnya luas, ruangannya bersih, kamar mandi bersih , air panas lancar, selimut tebal (penting buat gue) dan taman bermainnya boooooo .... LUASHHHHH .... dan yang paling penting rate nya bersahabat , alias gak bikin jantung deg2an membayarnya ... atau kalau kasus yang sering gue alami , gak membuat kita URUNG LIBURAN (ya deh ngaku, gue pelit hehehe) ....

untuk lebih lanjut mungkin bisa browsing ke http://www.serunihotel.com/

dont judge something by its name ....

Read More...

Tuesday, November 20, 2007

PAHLAWAN yang KESIANGAN

This post also been published on http://brisbanelate90.blogspot.com

Dilihat dari judul dan tanggal posting-an-nya aja udah ketauan kalo tulisan ini amat sangat KESIANGAN. "Haree geneee .... masih nulis2 urusan Pahlawan yang dikait2kan sama tanggal 10 Nop yang hari pahlawan itu ?! please deh ..."

Kalau mau jujur sih, sebenernya tulisan ini lebih terpicu dari foto lama temuan gue ini dan langsung gue hubung2kan dengan Hari Pahlawan yang kebetulan udah lewat ....





Yeah, it was me on year 1998 (and some of you guys from Brisbane late 90's era) ... yang sedang belagak jadi pahlawan dengan ikutan arak2an (gue cenderung menyebutkan arak2an dari pada protest rally) dari QUT Garden Points Campus menuju Brisbane City Hall.



Masih inget dong dalam rangka apa .... yeap dalam rangka reformasi meminta our dearly "wannabe forever" president untuk lengser keprabon (kok bunyinya kaya nama nasi liwet yang terkenal itu ya, nasi liwet keprabon) ... hahahahaha.
Dulu kayanya gagah banget deh !



Sekarang , gue berpikir betawa naif nya gue waktu itu. Eh, bukan berarti ikut dalam arak2an dan menandatangai petisi itu adalah hal yang salah, buang waktu dan gak penting. Nggak juga sih ... It was good and it was something !

Tetapi perasaan sudah melakukan hal yang significant utk negara saat itu lah yang membuat gue merasa sebagai pahlawan kesiangan hahahaha ....

Anyway, apa sih arti pahlawan buat kita detik ini ?!

Gue yakin dalam benak kita sekarang, pahlawan bukanlah seseorang yang mengenakan celana komprang, berkemeja gombor, bertopi pet diletakan agak miring di kepala, berkumis tipis , gemar bersenandung "kereta tibaaa ... segera tibaaaa ... di jatinegara kita khan berpisahhh ....", memegang bambu runcing, punya temen anak kecil bernama TEMON yang ingusan mulu dan konsistensi dalam menyerukan kata MERDEKA hanya dapat ditandingi dengan konsistensi anak gaul masa kini dalam mengatakan "please deh" dan "secara" ....

hahahaha ...

Lagi pula bukankah kata pahlawan dalam bahasa inggris itu adalah HERO ! Kok kalo denger kata HERO yang terbayang dibenak gue adalah tokoh2 sejenis SUPERMAN, SPIDERMAN serta BATMAN and ROBIN ... oh ya sama satu lagi tokoh2 serial HEROES yang lagi ngetop itu ... bahkan lebih parah lagi jadi terngiang lagu Mariah Carrey yang ngetop berjudul "HERO".

Pahlawan itu apaan siy ?

Read More...

Monday, November 19, 2007

Window Shopping to Sekolah BiNus Serpong

Eiiitssss !! ,
Jangan heran kalo Window Shopping tidak hanya bisa dilakukan dari mall ke mall. Gue punya hobby window shopping from school to school. Hobby gue dan suami ini berawal ketika Ake mulai memasuki usia 2 tahun. Ketika itu kita udah mikir TK dan SD nya Ake dimana ya ? Mulai dari High Scope, JIMS, Global Jaya, Sekolah Mentari dan TK pembangunan jaya sudah kami intip satu persatu. Saat itu saking rutin-nya kita window shopping from school to school, setiap kita mengajak Ake pergi dia akan bertanya "mommy, are we going to school or mall ?"


Setelah membaca advertising di Kompas, gue dan pipung hari sabtu lalu menghadiri Open House Sekolah Bina Nusantara Serpong. Sebenernya misi kali ini hanya ingin melihat seperti apa sih sekolah Binus , program nya apa dan kelebihannya apa ? Sekolah Binus yang berlokasi di Simprug sudah terkenal sebagai salah satu sekolah prestigious yang school fee nya "nyundul langit" buat gue. So, I am just wondering ... what do they sell ?

Sekolah BiNus Serpong berlokasi di belakang Plaza Serpong. Lokasinya cukup strategis, walaupun tidak berada didalam kompleks perumahan BSD, tetapi lokasinya menyatu dengan BSD. Akses masuk masih berputar mengikuti jalan di luar komplex yang cukup besar. Kelihatannya akses / bukaan yang lebih singkat ke jalan komplex BSD belum disetujui.

Kompleks sekolahan yang melingkupi Eary Childhood Years, Elementary, Middle School and High School ini cukup lengkap. Sekolah BiNus Serpong ini super duper baru
karena baru berumur 4 bulan. Ternyata programnya berbeda dengan BiNus Simprug. BiNus Simprug menawarkan program IB, sementara Binus Serpong murni sekolah National Plus. Uang sekolahnya pun saat ini nggak bikin deg2an. Memang jauh lebih mahal dibanding sekolah negeri, tapi mungkin tidak jauh lebih mahal dibanding sekolah National Plus lainnya.

Sekolah ini menawarkan metode pembelajaran yang memperhatikan Multiple Intelligent, kemampuan untuk beradaptasi dengan Global Change yang makin hari makin cepat serta kemampuan untuk menjadi manusia yang bertanggung jawab kepada diri sendiri dan sekitarnya. Bahasa pengantar adalah bahasa Inggris dan bahasa Mandarin juga diperkenalkan sejak awal. Sekolah Binus Serpong adalah non denomination school. Terdapat mata pelajaran Agama sesuai dengan agama yang dianut oleh para murid.


Kalau berminat mengetahui lebih lanjut ... coba deh check ke websitenya ... http://serpong.binus-school.net


Btw, pada hari minggu gue menemukan Job Ad Sekolah Binus Serpong di KOMPAS. Mereka lagi mencari tenaga guru dan staff .

Ini sih dilema ayam dan telor di bisnis pendidikan.
Mana duluan ? apakah ... Guru dulu ??? .... atau Murid dulu ????

Read More...

Monday, November 12, 2007

Travelers' Tale = Belok Kanan : Barcelona

Berawal dari Fridessy , temen di kantor dengan "travelling aura"-nya, dan ketidak sengajaan membaca ulasan mengenai novel atau buku atau cerita yang dibukukan bertajuk Traveler's Tale, belok kanan = Barcelona di majalah Tamasya .... Gue membeli buku bersampul sederhana bergambar empat orang dalam perjalanan yang merepresentasikan buku ini dibuat secara keroyokan. Kalo lo gedeen dikit gambar sampul si buku dibawah ini, silahkan dibaca siapa2 saja oknum yang bersekongkol mengarang buku ini hehehe .....

Buku ini lain daripada yang lain. Semenjak membaca Saman dan Larung , terlebih lagi Supernova #2 berjudul Akar, gue emang jadi "termehek2" dengan novel yang mengandung unsur riset yang kental. Apalagi kalau melibatkan perjalanan.

Rasanya seperti membaca cerita Tintin tanpa unsur detektif melainkan romansa dan psikopat :P

Buku keroyokan ini memang antik. Walaupun risetnya tidak sekental Supernova #2 : Akar, tetapi cerita ke empat sahabat yang memutuskan untuk bertemu di Barcelona dari empat penjuru dunia memang menarik.

Jusuf bertolak dari C'oute the ivory
Retno bertolak dari Kopenhagen
Francis bertolak dari Kansas City
sementara Farah bertolak dari Hanoi (sanaan dikit ...)
semua menuju Barcelona

Terus terang gue lebih tertarik memperhatikan path yang diambil Jusuf, setelah keblinger dengan detail cerita Supernova#2 : Akar. Afrika, siapa yang bisa menceritakan detail tentang Afrika dari sudut pandang orang Indonesia selain Luigi Pralangga hahahaha ... Buku ini oke lah ... setidaknya ada unsur2 ketegangan yang dihadirkan ketika Jusuf berusaha keluar dari Coute de Ivory menuju Barcelona secara darurat, karena situasi perang. Boleh juga nih .... lain daripada yang lain.

Terlepas dari cerita romansa nya yang standard aja, justru kisah perjalanan mereka lah yang asyik untuk dibaca. . Karena dikemas dalam bentuk cerita , sehingga dapat menambah pengetahuan tanpa menggurui. Kalau anda2 penggemar perjalanan lux dan hobby shopping. Buku ini kurang pas ... karena mereka gak ada yang mampir ke mall sama sekali hahahaha

Disela2 cerita ditampilkan beberapa box berisi tips melakukan perjalanan . Lumayan untuk di ingat2 , siapa tahu one day kita nekad melakukan perjalanan menuju kemiskinan (ini istilah ke empat tokoh, karena perjalanan mereka menguras seluruh tabungan) atau istilah lainnya adalah ... piknik kaum dhuafa hahahaha ....

Satu pemikiran yang diselipkan buku ini .... mengatakan bahwa benda dan harta nilainya tidak setinggi pengalaman dan pengetahuan. So, kalau disuruh milih beli Louis Vuitton atau naik Gondola ... mestinya pilih naik gondola. Tapi kalo disuruh milih ... nyekolahin anak di sekolah bagus atau backpacking ke Europe , rasanya gue milih yang pertama deh :P

BTW, gue cuma butuh waktu 4 jam utk menghabisi isi novel ini.
Tapi gue gak nolak utk mengulanginya lagi ...

Buku ini bakalan masuk daftar baca ulang gue di malam hari

baca deh ... u will love it !

Read More...

Wednesday, September 19, 2007

4 malam di Malaysia : no more curry please !

Kisah berawal dari dikirimnya kami ber 7 ke CyberJaya utk mengikuti sebuah training di kantor pusat South East Asia. Ini adalah perjalanan yang "nggak niat" buat gue. Secara dijadwalkannya ditengah2 bulan Ramadhan plus ke Malaysia pula ...



Bukan apa2, tau dong kalau sebagai bangsa Indonesia gak bisa dipungkiri hati ini lagi dongkol, mangkel dan kecewa dengan - what so called "our moslem brother/sister" itu tuh .... - karena beberapa kasus. Pada kenyataannya pergi yang nggak niat ini bener2 dijawab dengan sakit dan rasa ingin pulang di setiap harinya.

Kita berangkat dengan MAS hari minggu malam dan check in ke SunWay Hotel Resort sekitar pukul 11 malam. Lucky us (gue dan nurul) - masih ada untungnya juga- , kita mendapatkan kamar bertipe one bed room apartement. Lengkap dengan sgala piring, gelas, mangkok, utensil, panci, penggorengan, kompor, microwave dan kulkas gede (bahkan ada rice cooker lo di lemari). Sayang nya karena ini adalah short term visit ... jadi rada sia2 sih.

Batuk gue yang dibawa dari Jakarta bertambah parah di Malaysia. Pertama karena puasa juga , kedua karena ruangan trainingnya super duper dingin. Mungkin karena yang ngajar dari swedia jadi kita semua diharuskan adjusting dengan hawa polar bear.

Dari hari ke hari rasanya pengen pulang aja deh ...


pertama, kantornya boring banget bo ! Iya gimana gak boring , di cyber jaya gitu ... yang in the middle of nowhere. Bayangan gue khan kaya pergi ke Singapore. Seger pemandangannya .... hehehehe. Udah gitu karena kantor gue melaksanakan security program yang super strict , gue sempet ditegor satpam gara2 ambil picture di depan kantor .... keringggg keringggg ...

kedua, makanannya ... untuk sahur , sang chef dari hotel selalu, always menghadirkan hidangan berupa set menu nasi dan KARI !!! oh my GOD. jangan bayangin kari model gulai kambing nya sate djono ya ! atau makanan padang Sederhana. Ini kental banget rasa India nya. Sepertinya mereka selalu memasukan kapulaga di setiap menu. Ketika hari ketiga , gue niat bicara dengan receptionist utk meminta variasi lain mahak sahur.

jawabnya
R : "dont you get the menu ?"
GW : "yeah, but i dont really like the menu. can you just send me bread and omellet pls ?"
R : "i will call the kitchen first"
R and kitchen " yeah she got the menu but she dont like it. just send bread and omelet"
GW : "thanks mam"
early in the morning ... knock knock ... "your sahur mam"
GW : (mbatin dalam hati) ... "GOD, i must have offended the chef ... he kept sending me NASI and KARI along with bread and omellet" .....

Dan jangan salah, suatu ketika gue buka puasa di KFC. Rasanya booooo .... gak kaya di Indo. Nasinya dicampur kismis alias nasi briani. hiks ....

So my first visit to KL was very dissapointing deh ... untung masih sempet main ke KLCC ama IKEA. Lumayan lah ... Next time (if there will be next time), gue mau browse dulu mengenai KL supaya gak mati gaya di sana.


tapi sementara ... hati ini masih dongkol dan mangkel ama si tetangga itu ... smoga gak perlu ada assignment atau training ke sana hehehe .... udah deh mendingan gak usah dibahas, daripada puasa gue batal hahahaha.

NO MORE CURRY PLEASE

Read More...

Thursday, September 06, 2007

A Project @ K1 Bells – Kinderland Caringin

Gue nggak pernah berurusan dengan kata “project” sampai gue pertama kali mendengar dan mempelajarinya saat kualiah dulu . Kata "project" terdengar serius buat telinga gue ini. Mungkin karena sehari2 gue berkutat dengan Project Management expertise, sehingga kata project selalu berkonotasi kerjaan kantor dan my profession. Ketika Ake mendapat tugas (project) pertama nya dari sekolah, gue (dan juga pipung) jadi serius juga menanggapinya.
Tugas kali ini adalah melengkapi sebuah buku ber tema “All About Me”. Ms. Ashirni dan Ms Yessy, mendistribusikan sebuah buku besar untuk di-isi dengan informasi mengenai masing2 anak. Informasi yang harus di-isi juga sudah di-definisikan sebelumnya. All About Me big book harus sudah selesai dalam waktu 2 minggu.


Ake was very exiting when I tell her my plan on how to decorate the covers. Ake memang pali senang melakukan pekerjaan “handy Manny” (one of her favourite program in Play-house-Disney). that I can asked her to cut the paper, put the glue and do the sticking. Finally, we could finish decorating the cover at one nice Saturday morning.

We never touched that project up until last Sunday evening. I was very hectic with my office works that had to stay late. We also had so many things to do on the weekend. We went to Attend Kayla’s and Andra’s birthday on Sunday. 2 parties at one day … woooo …. Since I am not a party mom, that’s a lot tho !

Only on Sunday evening we could started to ask Ake some question to be able filling in the information required and slowly complete the book from Monday till Thursday.




Thank GOD by the time required, Ake can finish her first project sucessfully :)

Read More...

Tuesday, August 28, 2007

CIRCUS ORIENTAL INDONESIA

Weekend lalu adalah weekend yang "rada nggak weekend" buat gue. Pikiran nggak tenang karena kerjaan belum selesai. Tapi kayanya udah dosa banget, nggak weekend-an sama keluarga dengan tentram selama 3 minggu ... hiks.

So, last weekend. Pagi2 hari sabtu gue bela2in berenang dulu ke BSD (atlantis), sehabis itu gue kebut kerjaan sampai jam 12 siang. Setelah kirim kerjaan by email, badan gue soak ... dan dengan sukses tertidur sampe sore.

Hari minggunya, kita sekeluarga (gue, pipung dan ake plus dian) beserta Anang (my driver) sekeluarga (anang, surti dan anto) pergi nonton CIRCUS ORIENTAL INDONESIA yang kebetulan lagi menggelar TENDA BESAR ber-AC nya di lapangan belakang ALFA BINTARO sektor 9.

Harga tiketnya affordable. mulai dari IDR 10ribu-IDR 50 ribu. Kita membeli tiket berharga IDR 30ribu saja untuk kelas utama. View nya oke banget kok dan durasinya yang 1,5 jam membuat harganya sangat BERSAHABAT.

Ini kali pertamanya gue nonton circus dan ternyata cukup memuaskan. Acara dimulai dengan pertunjukan berayun di udara. Wah, ake tegang banget nonton bagian ini. nutup muka, menguap ... pokoknya menghindar utk ngeliat pemain2 itu jumpalitan dan berayun di udara. Untung beberapa saat kemudian ada sesi anjing pudel. Bersemangat deh Ake.

Kebayakan acaranya memang lebih ke arah ketangkasan dan senam. Tapi jangan khawatir pentas harimau dan gajah (selain anjing pudel) juga ada. Selain itu atraksi senamnya dihadirkan dalam format yang bervariasi. Ada yang digabung dengan tarian irian, ada yang dengan bersepeda, ada yang dengan lilin , ada yang dengan kursi ... wis lah pokoknya PUASSSS.

Btw, kalau memang ada yang tertarik mau nonton, Circus Oriental Indonesia menjadwalkan pertunjukan terakhirnya di Bintaro sektor 9 (belakang alfa, deket dari pintu keluar toll tb simatupang) hingga hari minggu tanggal 2 September 2007.
Jam tayangnya untuk hari kerja 1800 dan 2000, untuk sabtu minggu jam 1000,1400, 1800, 2000



Read More...

Wednesday, August 01, 2007

HARTON FAMILY visiting Jakarta

Another backdated story.
This is to capture the visit of HARTON family from Dublin to Jakarta :)

Mbak Anty is my cousin. She is married to Andrew Harton and live at Dublin-Ireland. They have 2 beautiful daugthers, Cliona and Rowan, from their marriage. Last June , they had a visit to Semarang (to mbak Anty's parent) and of course they didnt miss the chance to visit Jakarta. Well, who can deny ... Jakarta is FUN for Kids. So many attractions in this big crowded city.

They travelled from semarang by train. 4 hours after their arrival in Jakarta , I took them to OCEAN PARK at Bumi Serpong Damai. Cliona got her first swim suit (actually its Ake's and ake got it from aunty WILSA) and she seems very happy to play with water. well ... Dublin is too cold to do such activity rite ?

On that day, Tami and Dian came along also to meet_greet_and_play with the Harton Family. Oniek had to take a leave to accompanie Harton family. Well all were more then worth.

Fortunately, i was between Job on that time. It was in my break period from NSN to E///.

Below was the schedule of HARTON FAMILY visit to Jakarta.

First day, Ocean Park.



Above is the slide from our visit to Ocean Park. I will slowly upload other slides of the second - fourth day.

hang in there ....

Second day, Taman Safari Indonesia.

Thanks to Hans and Yosi to give us free tickets !!!!! It was a great day for the whole gank





Third day, Sea World and Gelanggang Samudera Ancol.




Fourth day, Family Reunion Party @ Bintaro.

will be updated soon

Read More...

Sunday, July 29, 2007

Harry Potter and the Order of the Phoenix


Sebenernya gue udah merencanakan untuk nonton Harry Potter and the Order of the Phoenix hari Jumat minggu lalu. Ketika break makan siang , gue bela2in mampir ke PIM2 utk membeli tiket film yang akan diputar 1845hr (walaupun tinggal nyebrang doang sih dari kantor, ini tetap usaha extra). Namun apadaya, ketika jam menunjukan pukul 1730, Pipung mengabarkan kalau tiba2 ada meeting mendadak dengan Managing Directornya. Walhasil, sia-sia lah tiket seharga IDR25K x 2 tersebut. Malang tak dapat ditolak, hari sabtu dan minggu Ake panas, sehingga nonton Harry Potter bener2 gak kejadian di minggu tsb.

Hari Jumat lalu, gue balik dari kantor jam 1600. Hidup udah mampet dan badan gak enak banget. Padahal kerjaan masih ngantri dalam rangka tendering. hari Sabtu jam 1100 -1600 gue nangkring di Office bersama temen2 mengerjakan proposal. Karena gue udah kepingin banget nonton, gue beli lah tiket (lagi) di PIM2 utk film jam 2120 sabtu malam.

So here is the my opinion ....

Seperti biasa film Harry Potter selalu ber-tema gelap dan dingin. Yang tidak biasa justru munculnya karakter Luna Lovegood yang menurut gue pas banget dibawakan oleh Evanna Lynch dan Doloris Umbridge yang dibawakan oleh Imelda Stauton. Cerita dimulai dengan adegan seru ketika Dementor mendatangi Little Whinging-Surrey utk menyedot jiwa Harry Potter. Namun awal yang seru (sesuai dengan cerita di buku) tidak di-ikuti dengan cerita yang seru dibagian tengah film. Tapi bagi gue hal ini udah terprediksi, karena buku Harry Potter and The Order of Phoenix adalah buku Harry Potter dengan rhytme terlambat dibanding yang lain.
Yang patut diacungkan jempol adalah konsistensi si pembuat film dengan detail2 dunia sihir. Misalkan centaurus, gwarp si raksasa , dan kuda penarik kereta Hogward - binatang yang hanya dapat dilihat oleh penyihir yang pernah menyaksikan kematian dan juga pengumuman2 dari Doloris Umbridge yang di pigura dan diletak-kan di dinding.
Terlepas dari irama yang kurang cepat, film Harry Potter and The Order of Phoenix tetap merupakan film wajib tonton utk penggemar fanatik Harry Potter.

Just like i do ....

Read More...

Thursday, July 19, 2007

Ouch!!! by Melanie Subono

Ouch !!
Pengarang : Melanie Subono
Penerbit : Gagas Media, 2007
Halaman : vi + 132 halaman
Ukuran : 11.5 x 19 cm
------------------------------------------------------

Melanie Subono nulis buku ?!
Melanie Subono adalah putri pertama Adri Subono pemilik Java Musikindo yang sukses membidani pertunjukan pemusik dan seniman internasional di Indonesia.

Dari warna sampulnya yang njeDER dan judulnya yang "meaningless" terus terang awalnya gue gak berminat membacanya. Membaca buku ini pasti gak beda jauh dari ngebaca blog anak gaul yang banyak banget beredar di internet. Kalo bisa baca gratis lewat internet, ngapain baca cerita serupa dengan mengeluarkan biaya !

Terus terang ini pandangan picik gue ketika pertama kali melihat "ouch !!" tergeletak di meja kamar gue. Lalu kalo udah gak minat dari awal, gimana bisa itu buku nangkring di kamar gue dan bisa gue ngomentarin (tentu dengan membaca dulu) buku ini ya ? Alkisah pipung membelikan buku bersampul shocking pink berhiaskan karikatur kepalan tangan dan tulisan ouuch , bersama buku pesanan gue yaitu seri ke-2 dari trilogi Klan Otori.


Semalam, karena belom ngantuk dan butuh baca sebelum tidur, gue iseng2 membaca buku karya Melanie Subono ini. Penasaran juga ingin tau kehidupan kalangan gaul ibukota, biar gak kuper-kuper amat , selain itu ... ini buku sudah "kadung" terbeli. Rugi dong kalo nggak dibaca :P

Seperti yang gue duga, bab pertama buku ini "as light as expected". Bahasanya sangat day2day remaja ibukota membuat gue merasa bagaikan membaca sebuah diary dibanding sebuah buku yang diterbitkan secara profesional. Tetap ada hal yang membuat gue terkesan, yaitu pesan pembuka dari Melanie yang jujur menyadari persepsi umum akan dirinya. Kejujuran itu bagi gue menunjukan bahwa penulisan buku ini murni keinginan untuk berbagi cerita bukan untuk menepuk dada, walaupun mungkin ada unsur latah dengan trend banyak terlahirnya "penulis wanita Indonesia" belakangan ini. Terlepas dari kesan tersebut , buktinya gue tetap melanjutkan membaca ...

Buku ini , bagi gue, menjadi menarik karena menceritakan potret pekerjaan Melanie menjadi LO di entertainment business yang buat gue adalah seasing mars untuk penduduk bumi. Sesuatu yang diluar imajinasi gue dan pikiran gue (aduh gimana ya, kuper sih). Sebagai orang yang berada di luar lingkungan industri entertainment (dan juga bukan penikmat fanatik entertainment), cerita Melanie justru banyak memberi unsur kejutan. Selain itu buku Melanie ini buat gue memberikan practical insight.

Insight #1 : DO NOT judge the book by its cover.
Ini menyangkut penilaian awal yang negatif gue ttg buku si Melanie yang harus diakui nggak boleh terjadi. Dan penilaian positive gue yang tentang bbrp artis bermuka manis, baik dan benar itu pasti punya atitude yang standard (kalo nggak bisa dibilang baik). eh pada kenyataannya mereka bisa punya atitude yang di luar dugaan .. dan cenderung bully !!

Insight #2 : People, not limited to Indonesian, can be such an ass-hole if they were highly needed, special and had authority.
Kita sering berfikir orang Indonesia tuh paling gampang lupa diri jika berada di atas. Bahwa pejabat2 yang punya otoritas itu sering minta yang gak masuk akal ketika mereka berkuasa. Ternyata itu nggak berlaku hanya utk orang Indonesia, westerner juga sama aja.

Jadi gimana nih, mestinya sikap hormat yang berlebihan cenderung monarki di pemerintahan harus pelan2 dikikis menjadi sikap hormat yang profesional dong ya !

Insight #3 : there WILL BE lotsa new job types in the future that we thought it was not a job at all.
Ketika nyokap dan bokap kita berada dalam kelompok umur pekerja, pekerjaan berkelas selalu diasosiasikan dengan gelar perguruan tinggi seperti insinyur, dokterandus dan dokter. Ketika kita (baca:gue) berada dalam kelompok umur pekerja (spt sekarang), pekerjaan berkelas selalu diasosiasikan dengan jabatan seperti pengusaha, manager atau direktur. Ketika nanti AKE (my daugther) berada dalam kelompok umur pekerja, mungkin ada rumpun pekerjaan baru yang saat ini mungkin tidak kita anggap sebagai pekerjaan. Buku Melanie membuka mata dan pikiran kita untuk kemungkinan spt itu.

Buku ini baik untuk dibaca oleh teenagers dan youngsters untuk mendapatkan energi, semangat dan inspirasi serta kreativitas utk selalu do the best and meet the commitment. Juga bermanfaat untuk parents (gue kayanya masuk golongan ini kali yeee) dan orang tua gue , to be come more open minded for future and choices that were NOT in our standard dictionary previously.


Selain itu, kalo pengen tau kisah kelakuan konyol mariah carey, diana kroll, bond dan masih banyak lagi, serta membukitkan bahwa seorang Melanie Subono bisa digampar (baca: secara harafiah digaplok) oleh rekan sesama LO .... Buku ini bisa dikategorikan sebagai sumber yang valid ... Good Work Melanie ! and thank you for sharing.


Read More...

Monday, July 16, 2007

Putri Duyung Cottage & DUFAN : family Day

Horey ! Akhirnya berhasil juga menulis sesuatu yang nggak Back Dated.
Am very sorry ... I prefer to write it in Bahasa, since these mosquitos started bugging me arround . I need to finish it fast before the mosquitos suck all my blood.
Excuse my limitation for not writting it in english.
Next posting , i promise ;)

Family Day !
This is the first family day i have with my family (baca : Gue, Pipung and Ake).

Pokoknya kalau bau2nya gratisan, maminya ake ini paling bersemangat. Apalagi kalau pake acara nginep segala, mata langsung berbinar2 hehehehe ... kesian deh gue. Anyway, BUMA - perusahaan tempat pipung bekerja- mengadakan family day tanggal 14-15 Juni 2007 lalu. Awalnya gue pikir cuma dapet tiket gratis masuk DUFAN (since pipung only asked me which area we preffer to go). Ternyata setelah membaca jadwal acara, ternyata pake acara nginep. Di Putri Duyung Cottage pula.

So, pada suatu hari ... di hari sabtu tanggal 15 Juni 2007 ... maminya Ake ini berkemas dengan sigap, menyambut tawaran tersebut dengan suka cita hahahaha ....






Setelah makan siang di restaurant Bandar Jakarta (yang menurut gue cuma menang lokasi, tapi cita rasanya cukup bintang 2 dari 5 bintang), kita dipersilahkan check in di Putri Duyung Cottage. Tentunya maminya Ake ini sudah memangkas cerita mengenai acara2 di Merlin Beach sebelumnya. Intinya PANAS nih ubun2 ditimpa matahari yang bersinar dengan riang gembira. Sementara Ake dengan riang gembira mendaulat hari sabtu (saturday) tersebut sebagai SAND-DAY (baca sunday).

Kita dianugrahi cabin Leti-leti untuk menghabiskan akhir pekan kemarin. Leti-leti sangat unik, berbentuk perahu yang diletakkan menjorok ke Danau Ancol. Jika kita berdiri di (what so called) geladak, maka ikan2 (ntah ikan apa) banyak berkumpul menarik perhatian kita. Tapi berhubung keluarga yang menempati cabin berkamar 1 Leti-leti ini rada kuper, walhasil sgala loncatan dan pertunjukan dari para ikan tersebut tak berbuah apapun. Maaf ya ikan .... kita gak bisa kasih makan, soalnya maminya ake packingnya ngebut. Nggak bawa ransum lebih utk dibagikan ;)

Anyway, salah satu tip jika anda menginap di cabin sejenis Leti-leti ini. Jangan takabur utk membuka pintu lebar2 ketika matahari sedang tinggi dan jangan lupa bawa obat nyamuk atau lotion anti nyamuk. Nyamuknyaaa boooo .... panen deh !

Ke-esokan harinya, sembari menunggu tiket gratis masuk DUFAN, kita sempat mengintip Pool di Putri Duyung cottage yang unik. Konsepnya adalah .... air tawar di atas air laut. Saya hanya membayangkan betapa elite-nya cottage ini ketika pertama kali diresmikan. Setelah itu kita sempat berkeliling Ancol dan menemukan ICE WORLD masih dibuka di salah satu pantai (jadi inget kita pernah "kecelik", ketika pergi ke Artagading utk mengunjungi Ice world) dan bermain ayunan sejenak.

Pukul 1100hr kita mendapatkan tiket gratis DUFAN dan masuk ke sana. Wahana yang bisa dinikmati Ake tidak begitu banyak mengingat umur dan level kenekat-an Ake yang baru berumur 4 tahun tidak memungkinkan (juga level kenekat-an maminya sudah jauh menurun hingga hampir menyentuh titik nol. mungkin karena faktor usia). Tapi sekali lagi karena gratis, DUFAN lah justru yang kita pilih untuk dikunjungi hehehehe.

Pukul 1500hr kita meninggalkan Ancol. Seneng campur capek jadi satu ....
Kalo dipikir2, perasaan cerita gue kok tentang piknik terus ya.

Work Hard Party Hard !!

Read More...

Friday, July 06, 2007

This is to continue the backdated story posted before. Now , we were in Jogjakarta.
and this is the higlight ...

We were staying at Wisma MM UGM jl.Colombo Jogjakarta. Its a convinient and affordable hotel. We only paid IDR200K per night for a clean room with breakfast for 2 in the morning. The whole (almost) family were staying there. Ibu, Romo, Mbak Ida & Mas Benny family, Mbak Ut family and of course Imam. Unfortunately, Ajeng could not come along. She had the exam in her school.




The first day in Jogja (which was Monday) was started with playing parachute that we bought for Ake a day before at Borobudur. The Parachute Technical Team member consisted of Pipung (chief technical), Vivien & Sesha (aerodinamic engineers) and AKE (project sponsor, because all she could do were only screaming & laughing when its worked and got sad when its failed).

After that we went to Hyatt Hotel for swimming. Ake did not bring her swimsuit, then she had to wear his shirt and pants. She was very happy at the pool, but still her confident with water didnt increas at all .... hehehehe. We really had fun. Off we went to Galeria for lunch and play at Time Zone.

After Maghrib, we went to Malioboro. While others searching Batik, Pipung , Me , Ake and Sesha riding Andong. Its quiet expensive (IDR35K), but is worth because the track was relatively long and also, we are sort of local tourist rite ? if I have to pay that ammount everyday in Jogja, then I'll start to complain :P ... We ended the day by eating at Sederhana Restaurant. Its almost 2100hr, we can not afford to find authentic jogja food while kids were so hungry.

The 28th May 2007. Its the wedding ceremony days. The ceremony was schedulled on 0800hr. The Mosque is very close to the hotel. It was very handy. After the ceremony, we had lunch in the mosque. I dont have any pictures for this event.

At 1600hr we offed to the airport and flew back to Jakarta.

Read More...

Thursday, July 05, 2007

Trip to Solo and Jogja : May 2007

Back Dated !

Its a common term when i was dealing with government. They always request whenever possible to back dated the contract. Three years closely working with them seems inspired me :)

Here are my BACKDATED STORIES

May 24 - 28, 2007.

I took my 2 days leave from NSN on 27 - 28 May 2007. My brother in law was about to get married on the 28th. It would be on Tuesday !! Hard for me as a working person to secure that day tho. But it is a must due to javanese "best date, best month" calculation. It has been applied since (may be) before BC time. For respecting the culture and become part of the culture itself, we (I preffer) to follow the practice. An ancient practice ...

The wedding itself was being held at Masjid Universitas Gajah Mada Jogjakarta. We took this opportunity to also visit Solo. Solo : a town that is only (more or less) 2 hours driving from jogja , a town where i was borned and a town that used to be listed as my holiday address at all my friends buku kenangan when i was at elementary. This buku kenangan was very famous at that time tho. Well i was in 80's, you can not expect to find friendster, multiply and blogger. We saw computer as a STARTREK technology.

Saturday 24 June, we flew to Solo. We stayed at Cemani House. Its my father house at Solo. Located at Cemani Sukoharjo and very close to Ngruki. My father built this house on 2001, just before i was getting married. His big dream was to live in Solo. Unfortunately his health require him to stay in Jakarta. The Cemani House is being taken care by Goge family.

In Solo, Tante Uun family took us to Selera Pedas. Its a clean, open air, indonesian restaurant in Manahan area (close to Agas Hotel and Railway). SS is very famous with its creativity to provide SUPER HOT chilli souce with its variation. You can find sambal pusing, sambal gobal gabul, sambal praying, sambal ngedrop and so many funny title of the chilli souce. note : Sambal = chilli souce.



We only stayed for a night. The next day we went to Jogjakarta. After "nyekar" to my grandmother grave, we offed to Semarang to visit my uncle. After a very nice lunch provided by Tante Mbot, we then offed to Ambarawa (train museum). We also made a drop to Borobudur (just to take a ride on kereta kelinci, because we failed to get a seat on the antique steam train at Train museum). at Bodobudur, Ake bought a toy. Its a parachute, a simple toy wih cheap price that could bring Ake face as the happiest face among hundreds of Borobudur's visitors hahahaha ....

Tante Uun and Tya were going with us for this small trip. We finished the day by staying at Wisma MM UGM Jogjakarta. Tante Uun and Tya went back to Solo.

Read More...

Tuesday, May 15, 2007

Ijasah aka Certificate : does it still matter ?

Jakarta, 17 - 20 May 2007.
Its a Long masive public holiday.

tapi ...

Gue memutuskan untuk nggak ikutan what so called long masive public holiday itu. Dengan rajinnya gue tetep dateng tanggal 18 May ke kantor. Bukan karena gue kerajinan ya ... haree genee ... tapi dikarenakan rencana gue minggu depan untuk ambil cuti tanggal 28 dan 29 May. Yeah, me and my family have to fly to Jogja to attend my brother in law (baca: adiknya pipung) wedding ceremony. Selain itu memang gue punya beberapa action points yang hanya bisa diberesin ketika kantor bersuasana selayaknya di perpustakaan.



Jadilah gue meng-arrange hari tertenang di kantor untuk bisa melakukan sanity check kerjaan gue dengan salah seorang senior technical architect (baca: asistensi) dan juga makan siang dengan my best friend back in IBM. Temen dalam suka dan duka ngurusin project dengan goverment (bisa dibayangkan dong, pasti orangnya ramah, sabar dan tenang. nggak kaya gue :P)

My Senior TA kebetulan juga adalah salah seorang line manager di organisasi gue, yang notabene terlibat dalam proses seleksi para freshgraduate untuk menempati posisi Junior System Engineer. Ternyata seleksinya sangat super ketat. Selain harus lulusan universitas ternama dan IP di atas 3.00 , mereka juga harus lolos interview interpersona. Penilaian mengenai "mutu jiwa dan moral" seseorang (ini bahasa gue ya).

Ada beberapa kasus kandidat dengan IP diatas 3,5 tidak direkomendasikan untuk di-hire. Sesederhana karena, (1) dia terkesan malas, anak orang kaya, cocoknya bikin perusahaan daripada kerja dengan orang lain (2) Nerveous yang berlebihan, nggak tau apa kelebihan dia apalagi menjual kelebihan itu. yang menarik dari pembicaraan kita, ternyata ada kencenderungan lulusan dari universitas2 tertentu punya karakter yang seragam. Misalnya : ITB - pintar dan kreatif , UGM - pintar dan nurut , UI - pintar dan berotak bisnis.

Mungkin sekarang sedang marak2nya orang berpendapat bahwa IP tinggi dan lulusan dari universitas tertentu tidak menjamin keberhasilan seseorang dalam karir. Gue sih setuju dengan hal tersebut, tapi nggak setuju kalau statement itu diputarbalikan dengan "kalau gitu gak perlu punya IP tinggi dan gak usah berusaha dapet kursi di universitas ternama". Kalau loe percaya sama statement Itu berarti loe membodohi diri sendiri karena dunia ini begitu besar dan manusia semakin banyak, sementara kue keberhasilan tuh jumlah peningkatannya nggak significant.

Anyway, karena ijasan still does matter (terutama buat kita2 yang nggak cukup kreatif atau nggak cukup punya duwit untuk bikin usaha sendiri) ... ake udah mulai ngumpulin ijasah nih ... hahahaha ... Ijasah JUNIOR COOK dari Papa Ron's pizza Bellezza hasil field trip dengan Kinderland kemarin. Dulu, Ake juga udah pernah dapet Junior Pizza Maker certificate ketika ikut field trip di Papa Rons Bintaro bareng Amanda Montesorri School.

Well, ijasah ini nggak ada artinya. Tapi, mudah2an - InsyaAllah, menjadi semacam soft message supaya Ake tidak berpendapat bahwa berusaha keras untuk berprestasi di bidang akademik (baca: punya Ijasah) dan mengembangkan interpersonal yang baik (baca: bersikap positif) tuh nggak penting lagi di dunia yang makin terasa materialistis ini.

Amien ...

Read More...

Monday, April 23, 2007

first day @ kinderland

Sebenernya cerita ini rada basi (spt biasa), karena kejadiannya udah seminggu yang lalu. Unfortunately, this lazy mom just couldnt push herself to write something on the d-day ....

Anyway ....

Gue ama Pipung berkeputusan untuk memindahkan Ake dari sekolah lamanya ke sekolah baru untuk TK. Bukan karena karena sekolah terdahulu nggak ok, tapi karena kita melihat Ake sudah terlalu comfortable dengan lingkungan sekolahnya. Saking comfortable nya , Ake mulai se-enak2 udelnya di sekolah. Mulai dari cuek, gak dengerin gurunya, temper tantrum dan spt punya excuse utk tidak berusaha keep up dengan pelajarannya. Mungkin karena setiap anak punya program tersendiri tergantung phase-nya. Jadi dia merasa terlalu comfortable dan kurang termotivasi untuk melakukan hal2 yang lebih. Beda banget ketika Ake dahulu baru masuk sekolah. Bawaannya ingin melakukan hal2 yang dilakukan teman2nya yang sudah lebih besar. well, she was two while her seniors are 4-5 years old.

Gue tidak mengatakan bahwa sekolah tipe begini tuh nggak bagus. Hanya, untuk anak tipe spt Ake , rasanya perlu pendekatan yang berbeda dan untuk umurnya sekarang udah gak passshhhh untuk tetep di sekolah tersebut. Setelah hunting dan mikirin sgala hal, termasuk SD nya mau kemana , kita berdua plus Ake setuju utk pindah ke Kinderland aja.

Kinderland termasuk sekolah yang bikin gue dan pipung menelan ludah ketika bayar duwit sekolah ... hahahaha... Well .... bukankah harta paling berharga yang patut diberikan pada seorang anak adalah bekal ilmu pengetahuan untuk masa depannya ? dengan beberapa pemikiran tentunya, misalnya kita masih kuat bayar walaupun duwit hura2 harus ditekan. Gue gak mungkin kirim Ake ke JIS atau BIS, atau bahkan sekolah national plus sekelas Binus, Pelita Harapan dan Global Jaya .... booooo, bisa TUTUP TOKO gue :P
bersekolah di Kinderland yang lokasinya di bilangan Pondok Indah - Tarogong
Tantangan pertama adalah BANGUN PAGI.
Biasanya Ake bangun jam 7 berhubung sekolahnya masih dilingkungan Bintaro dan masuk jam 0900. Sekarang effortnya rada berbeda, karena lokasi Kinderland di Pondok Indah.
Challenge kedua adalah SARAPAN SECUKUPNYA
Ake termasuk Balita yang picky eaters. Kalo moodnya lagi bagus, dia bisa makan telur kampung rebus dan roti mentega ber-meses plus perasan jeruk dan susu (banyak juga ya). Tapi kalo lagi apes, paling banter setengah telur kampung rebus dan susu. Maka ditetapkanlah, sebisa mungkin sang mommy mengantar Ake ke Kinderland sebelum bertolak ke kantor di Menara Mulia. Sebenernya gak NGEFEK sih ... cuma secara manusiawi lebih enak melihat dengan mata kepala sendiri Ake udah sarapan, terlepas sedikit atau banyaknya.

Selebihnya sih .... Ake happy2 aja di Kinderland. Gak ada tragedi first day at school spt menangis, gak mau ditinggal dll dsb. Jadi sebenernya gue ambil 2 hari cuti hari itu rada2 useless hahahaha. Tapi gue seneng bisa ketemu sama guru2nya dan bisa kasih sedikit highlight soal Ake ....





Selain sgala ritual bangun pagi dan sarapan serta waktu tempuh yang 30 menit itu, ada hal baru lainnya di Kinderland ... the student have to wear UNIFORM .
wah ... harapannya sih, jadi bisa rada irit soal baju. Karena gak perlu khawatir Ake ke sekolah dengan baju yang cuma tiga setel aja hahahaha ... I LOVE Uniform.




Hari pertama , kita berangkat dari rumah 0735am dan tiba di Kinderland 0805am. wah , trafficnya manageable banget ternyata jam segitu. So we arrived eary :)
Setelah menyerahkan Ake ke mr.Red, one of the teacher in Raspberry class, gue stay di kelas 15 menit lalu cabut.
She is a big girl now :)

Read More...

Saturday, February 03, 2007

aNight(not)2Remember

Last night i decided to walk from Wisma Mulia to Komdak Busway stop, since the traffic was not moving at all. My husband picked me up on that point. He insisted to pick me up to Wisma Mulia and i said no (in big eN and Ow).

I suggested him to wait for me at Plasa Senayan and watch a movie (if he wanted to). I was with my team last night doing some end2end testing, and cannot leave the client site in immediate.

The road, bothways, were blocked. Wisma Mulia was kinda surrounded by flod access. I left my laptop in the building and started to walk arround 2030hr. I met my two office colleagues and said to them that I was okey to walk by myself to senayan area.

and it was definitely a trully good decision ....
we arrived home @ 2130hr.

Read More...

Thursday, February 01, 2007

Gloomy_Rainy_Jakarta


Its end of January ....
Its wet ...
Its gloomy ....
Its rainy ...

Jakarta prepare for the flod



This pic was taken by MeddieJusuf. Location : Puri Bintaro (yang gak pernah banjir)


I woke up in a dark rainy morning. Rasanya luar biasa males untuk pergi ke kantor. Kalo nggak inget kemaren baru appraisal dan hari ini ada meeting finance dengan management (khan mempengaruhi bonus), rasanya mendingan work from home aja deh, secara punya secure ID juga untuk connect ke intranet.

Gue berangkat berdua dengan hubby melalui rute yang berbeda. Strategy yang kita pilih adalah naik toll ke bintaro 9 dulu baru balik arah lewat toll ke Pondok Indah. Terbukti efektif walaupun tetep ngantri berat di pintu keluar toll dan Radio Dalam. Kita bisa sampai Menara Mulia dengan selamat 0745hr :) Nggak beda kok dengan hari-hari biasa, mungkin karena orang2 tertahan semua di selatan.

gue pulangnya gimana ya .....

Toll ke Serpong di tutup karena banjir, Judi bilang kalo toll Jagorawi juga ditutup. Meddie (firned of mine who took the pic) cerita kalo mereka nggak bisa keluar dari Puri Bintaro karena genangan air lumayan tinggi. Dari lantai 20 Menara Mulia , gue bisa liat area perumahan dibelakang kantor banjir semua.

gue pulangnya gimana ya ....

0830hr , HRD kirim official announcement lewat sms bahwa kita bisa kerja dari rumah ... aduh beteee deh rasanya. Feeling gue bener nih , mestinya stay away from trouble by staying at home. But anyway, team gue mau ada system testing untuk the expected Go Live besok, jadi memang tetep harus ke client site juga 1400hr hari ini. Dengan catatan team testingnya client juga gak kejebak banjir.

gue pulangnya gimana ya ...

Gue inget banget 5 tahun yang lalu banir besar pernah melanda Jakarta. On that time, gue lagi hamil 3 bulan ... jobless dan mau ujian United Nation di DEPLU. Wah, antara pengen ujian dan takut kejebak banjir. Tapi nyatanya kalo ujian UN everybody could make it hahahaha ....

Tia, adik sepupu gue , yang baru hari ke-2 magang di IBM Indonesia udah work from home aja. Dia bingung ketika train is not on service today. Bahkan 3 in 1 juga gak berlaku kok hari ini. Beno telpon dan ngabarin bahwa underpass dukuh atas udah mulai tinggi airnya. Well, better stay home deh.

Weather forecast menyatakan, suasana begini bakalan terus kejadian sampe bulan maret 2006.
Duh biyung .....

Read More...

Sunday, January 28, 2007

Ake Visiting Singapore 03


Hari ini dipastikan akan capek banget. Karena kita mesti-harus-kudu check out dari hotel jam 1400, sementara pesawat kita dijadwalkan take off 22.20 ... woooowww, gimana ngaturnya nih. But anyway, pagi2 kita ke Zoo dulu. Kali ini no mass public transport karena Ake udah rada capek dan kita mesih menghemat energi. Jadi ke Zoo naik taxi.

Untung buat kita cuaca di Singapore lagi nggak terik. Jadi walaupun udara tetep panas dan lembab, tapi sinar matahari nggak menggigit.

Gue belom pernah ke Ragunan dan nggak kebayang ragunan kaya apa. Tapi kalo diliat dari pengunjung yang datang, Zoo termasuk favourite destination buat weekend di Singapore. Apalagi family ya, banyak yang bawa anak2 kecil bahkan baby.


Ake seneng banget di Zoo, secara dia emang seneng ama binatang. Dan dia nggak segen2 dicium singa laut dan kasih makan gajah ... ketika nonton aja kita duduknya paling depan. Siap2 kena ssssplaaaaaashhhhh ..........



Karena hari ini nggak bisa late check out dari hotel, kita cuma bisa nonton 2 pertunjukan, yang pertama Animal Show yang isinya Ular dan singa laut. Yang kedua pertunjukan Gajah. Selesai pertunjukan gajah kita mesti cepet2 pulang, karena udah jam 1200. Ketika keluar kita take away lunch. Standard deh KFC gitu, trus kita makan di hotel sekalian packing.

Sehabis check out dari hotel, kita jalan ke Suntec City. Kali ini kita naik MRT, stop di City Hall dan easy walking ke Suntec. Rencananya kita mau naik Duck Tour. Duck Tour itu adalah tour menggunakan kendaraan amphibi dari jaman vietnam dulu. Kendaraan ini bisa jalan di air dan darat. SO pasti seru. Lagian kita belom pernah menyusuri singapore river ketika daylight. Pasti pemandangannya berbeda.

Sehabis duck tour kita ke fountain of wealth (bener gak ya namanya) trus nongkrong di Sweensen makan ice cream sembari nemenin Ake minum susu. Jam 1800 kita balik ke hotel naik taxi. 1930 kita ada janji sama Ivan dan Reeta, adiknya Andrew. Ceritanya Ivan mau balik ke Dublin akhir bulan, jadi nitip paket buat mbak anty. Waduh kok ya lupa taking picture yaaaa :(

Setelah itu kita langsung ke Changi. Ake udah teler tuh, kita dinner di airport dan pesawat take off tepat jam 2220. Ake sih udah dinner di hotel, makan telor rebus sama french fries nya McD. Di airport dia udah teler, minum susu pake dot sambil berusaha tidur. Selama penerbangan Ake tidur dengan sukses. Kita landing di Jakarta jam 2300 dan sampai di Bintaro jam 2400.

Selesai deh pikniknya .... badan masih pegel2 tapi besok pagi2 mesti bangun masuk kantor .... alamakkkk :P

BTW, this is a good URL if you want to arrange your visit to singapore : http://www.visitsingapore.com/publish/stbportal/en/index.html

Read More...

Ake Visiting Singapore Day 02

Diawali dengan dengan mandi pagi yang LUAR BIASA(yang biasa khan pake gayung cibang cibung, ini khan bedaaaa), Ake started her second day in Singapore.

Hari ini kita sarapan pagi di McD, abis itu kita naik MRT menuju Science Centre dan Snow City di Jurong East. Wah ternyata lama juga ya perjalanan, ngalah2in waktu tempuh Dukuh atas-tn abang-pd ranji. Udah gitu sampai di Jurong East mesti nyambung pake Bis lagi .... Tapi nggak seru namanya kalo piknik di negeri orang yang notabene lebih teratur dari Indonesia dan nggak nyobain Transportasi Umum nya. Bagaikan makan ikan bakar tanpa sambal ... kurang nendang :)

Bus stop nya tepat di depan kompleks science centre dan snow city, kita ke snow city dulu. Sebenernya rada mengecewakan tuh snow city. Gue pikir ada area yang cukup luas
buat anak sekecil Ake dan mami2 yang sepenakut gue untuk main2 dan nggak perlu berseluncur ria. Tapi Pipung berhasil ngebujuk Ake seluncuran .... duh ... pasti dia deg2an setengah mati. Soalnya slidingnya lumayan kenceng tuh .... terbukti Ake nggak mau diajak untuk kedua kalinya. Kita stay di dalem lumayan lama, temperatur sempert sampe minus 8 derajat. Hidungnya Ake sampe merah merona gitu, untung jaket, sepatu bot dan sarung tangannya lumayan tebel deh ....


Habis dari Snow City kita ke Science Centre , tinggal jalan kaki aja ... deket kok. Bangunan Science Centre jadi itu menjadi satu dengan Omni Theatre. Di science centre Ake exiting banget tuh ... kali ini dia nggak perlu pake stroller. Sibuk jalan sendiri nyobain berbagai macam alat2, cuma waktunya minum susu tuh ... kembali lagi ke stroller. BTW, area Water Work nya sepertinya menjadi inspirasi Kampung Aer di BSD. Walhasil Kampung Aer di BSD desainnyalebih ok dibanding area water work di science centre. Bedanya kalo di Kampung Aer cuma bisa mainan air doang , yang ini khan bisa macem2, banyak yang dilihat selain main air ajah.


Jam 1500 kita nonton di Omni theather. Ini versi mini nya Keong Emas, cuma layarnya lebih surround ... bentuknya setengah bola gitu. Film yang kita tonton Revolving Mars, seru jugaaaa.

Balik dari Science Centre kita tetepppp naik bis dan MRT lagi. Malemnya Ake udah teler, jadi kita keluar sebentar ke Newton untuk makan seafood, abis itu tidurrrrrr ....

Read More...