That gloomy friday ...
I was thinking for just ending this friday by sitting nicely at the office.
but the duty should be perform ....
Jadi inget kejadian tahun lalu (kayanya sekitar february juga deh) ...
Gue dengan sukses berjalan kaki dari Wisma Mulia ke Senayan, sehabis perform system testing yang tdk bisa ditunda2 (tapi go live nya baru bulan juni ckckckck).
Kali ini nasib gue tidak semengenaskan tahun lalu. Karena gue didampingi seorang SA dan dibekali mobil plus supir. at least kalo mobil kita ngebul ditengah banjir , i have friends to "pissed off togehter" ehehehehe ....
Bunderan BI-Indosat, level air di kolam dan jalan raya tipis bedanya
Pemandangan di Medan Merdeka Timur beberapa meter dari Wisma Antara (tujuan akhir gue). Sementara ketinggian air di jalan Sabang sudah dalam level menyeramkan.
Saturday, February 02, 2008
Jakarta Siaga 3 : My Trip to the DownTown
Posted by
titanic
at
4:25 PM
1 comments
Labels: Work
Thursday, January 24, 2008
PANIC ATTACT
"katro banget sih, ini era komunikasi bung"
kalimat2 dengan berbagai versi (versi ibu2 arisan, versi adik2 kuliahan, versi bapak pejabat, versi yuppies , etc) sebagai reaksi jika kita berkata "maaf saya tidak punya Handphone" ketika seseorang bertanya "bisa saya minta nomor handphone anda ?" di tahun 2008 ini.
Well, sebagai manusia kita semakin hari semakin dimanjakan oleh teknologi. Nggak pede, nggak bisa ngapa2in dan panik jika salah satu dari kebutuhan pokok di zaman teknologi ini (kebutuhan pokok = 1. Handphone 2.Komputer dan connection ke internet) mengalami gangguan atau hilang sama sekali.
Nggak Pede, makanya sekarang bapak2 wakil rakyat di"persenjatai" dengan laptop dan connection internet, yang mungkin menggunakannya saja - sebagian besar - masih membutuhkan bantuan dari sang asisten atau ananda tercinta.
Nggak bisa ngapa2in , seperti kejadian kemaren di kantor gue. Hingga jam 1000hr LAN drop, security high. Bayangkan, ngeprint ke share printer aja nggak bisa, apalagi akses intranet dan sgala macem internal tools. Walhasil, supaya terlihat serius bekerja (sambil deg2an meratapi deadline yang gak bisa dikerjain dari pagi) gue membuka game MAHJONG. Temen2 bbrp pada ngebuka game yang lucu2 ... gue bilang "yah elo, kalo mau keliatan sebagai pemikir dan pekerja keras, kaya gue dong bukanya MAHJONG ajah" hehehehehe ....
Panik, seperti yang dialami gue dan EKO. Ceritanya hari jumat minggu lalu kita (gue, ratna dan eko) janjian ketemuan di PIM 2 (betapa cintanya gue ama kantor gue yang super strategis ini), setelah event "perkenalan" yang dirancang super cantik pada hari itu gagal. Karena pihak2 (gue ama eko khan broker doang, eh exchange node kalau meminjam istilah telco) yang akan dipertemukan berhalangan hadir.
1615hr, gue mengirim sms ke Jeng Ratna "ra', kalo lo udah deket2 PIM. SMS gue ya" selang beberapa menit Jeng Ratna membalas "ok de". Lalu pukul 1650hr bapak EKO menelpon "nit, gue udah masuk tol ya. eh BTW, di sini ternyata banyak makanan enak. Ada Sarang Kepiting. Apa gue mampir dulu ya" .... gitu deh, gak penting banget itu sarang kepiting yaaaaa .... Sebagai penutup kepada bapak sarang kepiting , gue cuma bilang "KO, kalo udah sampe lo telpon gue. Ratna tadi udah gue SMS".
Setelah Eko menelpon, gue mikir2 juga ... Kok ratna belom SMS ya ? Lalu gue menelpon didorong antara perhatian ama temen ama gak sabar pengen ke PIM segera hehehehe. Anywaybusway, telpon gue nggak diangkat ... hmmmm. Aneh ! gue telpon lagi .... tetep nggak diangkat dan lagi dan lagi. Sekitar 20 menit kemudian (yang mau beli rumah di BSD, kalo jumat sore BSD-PI lewat toll bisa ditempuh dalam 20 menit-an lo) Eko telpon ke gue. "Nit, gue udah di PIM ya. gue telpon ratna kok gak diangkat2 ya" DARRRRRRRRRRRRrr ..... gue langsung bilang "gue juga lo KO. Kenapa ya, jangan2 ketinggalan di mobil deh.
Tapi gue tau banget Jeng Ratna ini orangnya sangat tepat waktu. Seharusnya , karena kita janjian jam 1730, beliau sudah meng-SMS gue. Kalaupun HP nya ketinggalan di mobil, at least dia udah balik ke mobil utk ngambil HP nya. Lalu gue bilang sama eko "gue ke sana aja deh KO".
So dua dari tiga kurcaci bertemu di depan outlet ZARA yang sedang discount.
Panic Attack mulai melanda.
Pertanyaan2 mulai berkembang :
Kemana ratna ?
Apakah HP nya ketinggalan ?
Apakah HP nya hilang ?
Dimana Ratna sekarang ?
Apakah Ratna baik2 aja ?
Dari hasil "telpon2an" eko dan argo, ternyata HP ratna ketinggalan di rumah. Bahkan Argo pun, gak bisa menghubungi Ratna.
Gue ber-teori "rasanya dia ada di gedung ini deh ko. Mungkin waktu berangkat gak nyadar HP nya ketinggalan." Singkat kata Eko mengusulkan "kita cari aja yuk, dimulai dari Starbuck. Khan dia suka minum kopi" So dua kurcaci menuju lantai dasar SOGO dimana Starbuck PIM2 berlokasi.
Ketika menuruni escalator gue celingukan. "waduh, kok nggak ada ya KO" .... kita tetap turun dan berputar supaya bisa masuk ke starbuck. Sekonyong2 ... dari arah Kinokuniya ... terlihatlah sesosok Ratna .... dan gue gak tahan utk gak teriak2 "Ratnaaaaaaaaa ..."
Haduh, untung gue masih inget utk jaga image. Kalo nggak adegan2 berpelukan di sinetron bakalan kejadian hari itu. Baru kali ini gue SUPER SUWENENGGGGG melihat si Ratna hahahahaha ....
So, berceritalah ratna kisah dia muter2 di PIM ampe gempor dengan harapan bisa menemukan kita2. Mulai dari pandangan "sumpeeeee loooo" dari para satpam ketika ratna menanyakan lokasi Telepon Umum. Hareeee geneee , telpon umum buuuu !!!!!! Katanya keren mainanya di PIM, kok masih modal KOIN. Gitu kaleeeee arti tatapan para satpam yang ditangkep sama ratna hahahahaha ....
Malem itu, kita makan di Fisch and Co berlokasi di restaurant row PIM2. Ini hasil keliling2 jeng Ratna sembari berharap melihat muke gue dan eko. Alhamdullilah fish and chips plus saladnya ENAKKKKKKK .....
Posted by
titanic
at
7:43 PM
0
comments
Labels: a_Thought
Tuesday, January 15, 2008
a PARTY for a BIRTHDAY
Ketika Pipung pertama kali ngabarin bahwa hari sabtu 12 January 2008 (lalu) kita mendapat undangan Birthday Party di Ritz Carlton salah satu putra dari sang Boss, pertanyaan gue adalah "umur berapa tahun yang bday?" secara mesti beli kado ..... "1 tahun katanya" .... GUBRAAAKKKKK ........
Anyway, baru kali ini gue menghadiri pesta ulang tahun anak2 yang di arrange begitu serius. Sehingga yang tadinya rada "bengong" dengan begitu mewahnya ulang tahun utk anak berumur 1 tahun, gue menjadi pengamat dari acara tersebut. Acaranya sukses, anak2 yang malu2 (biasa deh anak indonesia khan pemalu secara umum) bisa jadi "party goers" dengan semangatnya joget2 dan loncat mengikuti sang pembawa acara.
1. Foto bersama keluarga di pintu masuk Airlangga Restaurant , diberi nomor foto yang hasilnya bisa diambil diakhir acara.
Posted by
titanic
at
11:58 PM
2
comments
Sunday, January 13, 2008
The Golden Compass : masak sih atheis ?
The Golden Compass, PIM 2 XXI deluxe theather ... Friday (harpitnas) 11 January 2008 !
Bersama si Langsing (lolita) dan si Kribo (Fridessy) of E///, gue akhirnya nonton juga cerita fiksi yang di-film-khan ini. The GOLDEN COMPASS adalah bagian pertama dari sebuah His Dark Materials Trilogy. Terus terang gue emang demen sama film2 fiksi yang jalan ceritanya unpredictable model2 the Golden Compass. Terlebih lagi dengan sgala design baju2nya, property2nya (balon terbang, kereta kuda tanpa kuda, rumah2, etc). Kerennn gitu lo ...
Belakangan gue baru tau (dibisikin mbak Anty sepupu gue di Dublin) bahwa film ini nggak "moncerrrr" di US sana. Dia rada "worry" sequel ke-2 dan ke-3 nya nggak bakalan keluar karena tidak tergolong sebagai film2 box office. Sebagai manusia kuper gue nanya dong "how could it be ? film sekeren itu nggak bisa masuk box office ?". Ternyata alasannya rada janggal, "film itu dianggap menyebarkan paham Atheis".
Atheissssss ?!??!?!?!?!? sisi mana sih atheis nya ?
(apa gue terlalu naif sehingga tidak menangkap kesan atheisnya ya ?)
Alkisah ternyata si penulis the Golden Compass, Philip Pullman, adalah seorang Atheis. Well ... yeaaaaa .... Orang homo khan belom tentu menulis sesuatu untuk menyebarkan paham ke-HOMO-an nya itu donggggg. Tapi gue paling kaget ketika (well, gue emang pasang status di YM : Golden Compass = KEREN), salah satu temen deket mengatakan bahwa dia dilarang nonton film itu sama pendetanya. Alasannya : film itu bercerita ttg good vs bad dengan mengandalkan kekuatan sendiri .... ermmm, komentar gue (mungkin jadi pedes banget waktu itu, sorry ya my friend) "perasaan ceritanya nggak beda sama film2 hollywood yang lain deh. Gue gak pernah liat Rambo berdoa dulu sebelum berperang, tokoh2 baik di Lord of Ring juga nggak doa dulu kalo mau perang" (pernyataan anak TK sih ini. tapi khan valid boooo)
Anyway, setelah berdiskusi dengan Pipung (my dearly husband ini otaknya lebih nggenah dibanding gue yang suka meledak2 hehehe) dan cici Henny (yang ini kadang otaknya belok tapi banyakan lurusnya hehehehe) , gue jadi berfikir. Well, mungkin ini yang disebut bahaya laten, spt jaman ORBA dulu ada istilah bahaya laten PKI. Atau seperti doktrin2 ORBA yang secara halus diselipkan utk jiwa2 yang masih polos hehehehe ....
Anyway, buat gue Asiawork (dulu juga pernah heboh) dan the Golden Compass
nggak bikin gue kepikiran ttg Atheis , berfikir jadi Atheis , apalagi jadi Atheis ...
dont know about you guys ... what do you think ?
Posted by
titanic
at
5:27 PM
1 comments
Labels: a_Thought, Book_Movie_Music
Wednesday, January 02, 2008
Y2008 : other days to live upon
"Happy New Year !!!!! Kemana tahun baru kemarin ?"
Dari sekian banyak pertanyaan yang gue lontarkan ke bbrp teman, hampir semua mengatakan menghabiskan malam tahun baru dengan keluarga/teman dengan Ber-BBQ-ria.
Posted by
titanic
at
11:48 PM
0
comments
Labels: a_Thought




